Perbedaan Karakteristik Serta Tingkat Pelayanan Pejalan Kaki Pada Kawasan Pedestrian Di Kota Kendari (TPKPP)

Sri Fera Rahayu, Muh. Magribi, Jamal Harimudin, Fitriani Fitriani, Ahmad Hidayat

Abstract


Abstrak: Penelitian di kawasan perdagangan (Mall Mandonga) dan pendidikan (Universitas Halu Oleo) Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli 2019 sampai Oktober 2019. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan 1) survey melalui kuisioner dan wawancara terhadap responden 2) observasi pengamatan kegiatan fisik di lapangan 3) dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis karakteristik pejalan kaki, tingkat pelayanan jalan kaki dan tingkat kepuasan pejalan kaki kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelayanan fasilitas pejalan kaki pada kawasan pendidikan di Universitas Halu Oleo adalah C dengan pejalan kaki memiliki arus stabil tetapi pejalan kaki dibatasi dalam memilih kecepatan dan sedikit ada konflik dengan tingkat pelayanan. Sedangkan tingkat pelayanan pejalan kaki pada kawasan perdagangan di Mall Mandonga adalah D dengan pejalan kaki memiliki arus mendekati tidak stabil sedangkan kecepatan masih bisa dikendalikan dan konflik yang terjadi di trotoar tersebut masih dapat ditolerir..

 

Kata Kunci : Karakteristik, Pejalan Kaki, Tingkat Pelayanan, Kawasan Pedestrian

 

Abstrack: Research in the trade area (Mandonga Mall) and education (Halu Oleo University) This research was conducted in July 2019 to October 2019. Data collection techniques were carried out by 1) surveying through questionnaires and interviews with respondents 2) observing physical activity observations in the field 3) documentation. The data analysis method used is the analysis of pedestrian characteristics, the level of walking services and the level of pedestrian satisfaction then described descriptively. The results showed that the level of service of pedestrian facilities in the education area at Halu Oleo University is C with pedestrians having a steady flow but pedestrians are limited in choosing speed and there is little conflict with service levels. While the level of pedestrian services in the trade area at Mandonga Mall is D with pedestrians having an unstable approaching flow while speed can still be controlled and conflicts occurring on the sidewalk are still tolerable.

 

Keywords: Characteristics, Pedestrians, Service Level, Pedestrian Region.

Full Text:

PDF

References


Amalia, Riski, 2013, Pengertian Data Sekunder Dan Data Primer Menurut Para Ahlih (http://riski.ilearning.me/bab-ii/.diakses pada tanggal maret 2014).

Eddy, E., 2007, Fasilitas Pejalan Kaki Di Kampus UGM Yogyakarta. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Iswanto, D., 2006, Pengaruh Elemen-Elemen Pelengkap Jalur Pedestrian Terhadap Kenyamanan Pejalan Kaki (Studi Kasus : Penggaal Jalan Pandanaran, Dimulai Dari Jalan Randusari Hingga Kawasan Tugu Muda), jurnal ilmiah perancangan kota dan permukiman, 5 (1), 21-29.

Margono, 2004, Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta.

Mannering, F. L and Kilareski, W. P. 1988, Principles of Highway Engineering and Traffic Analysis. New York: Wiley.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1993 Tentang Prasarana dan Lalulintas Jalan, Lembar Negara Republik Indonesia Nomor 3529.

Sugiyono, 2005, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandunng: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 
Alamat Editor:

Geography Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences
Jalan H.E.A. Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma, Halu Oleo University

Website:http://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/index
E-mail: jurnal_jagat@uho.ac.id
------------------------------------------------------------------